Saat ini, PKS bersikukuh ambang batas pencalonan presiden paling tepat berada di angka 4 persen sesuai
parliamentary threshold.
Menurut Ketua Majelis Syura PKS, Salim Segaf Al Jufri, selain bisa menghadirkan banyak calon di Pilpres 2024, penurunan PT juga bisa menghindari keterbelahan.
"Sejak 2014, politik kita mulai tidak sehat, terjadi pembelahan ekstrem di tengah masyarakat. Karena itu, upaya paling efektif menghentikan pembelahan adalah dengan menurunkan angka PT menjadi lebih proporsional," tegas Salim Segaf dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/12).
Untuk mewujudkan hal itu, komunikasi dan silaturahmi antar partai politik menjadi kuncinya.
Di sisi lain, ia menyambut baik gagasan partai menengah seperti seperti PKB, PPP, dan PAN yang mulai mulai membicarakan platform bersama menuju 2024.
Salim juga mendorong agar partai yang pernah memenangkan pemilu sebelumnya, seperti Golkar dan Demokrat, berani tampil menggalang kekuatan nasionalis-religius. Tidak boleh lagi ada dikotomi.
"PKS sudah mempelopori silaturahim kebangsaan lintas parpol dan elemen bangsa lainnya. Tinggal diteruskan proses komunikasinya agar lebih matang demi terwujudnya platform bersama menuju 2024," demikian Salim Segaf.
BERITA TERKAIT: