Dikatakan pengamat politik Universitas Malikulsaleh, Teuku Kemal Fasya, waktulah yang akan menunjukkan kualitas Muslim sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Aceh.
"Terutama Pemilu 2024 yang bersamaan dengan Pilkada serentak,†kata Teuku Kemal Fasya kepada
Kantor Berita RMOLAceh, Rabu (24/11).
Sebagai anak muda, lanjut Kemal Fasya, Muslim memiliki kemampuan untuk memikat generasi milenial atau generasi Z. Di sisi lain, Muslim dituntut memiliki jurus baru sebagai ketua partai politik yang masih minim pengalaman dalam memimpin di tingkat provinsi.
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, menetapkan Muslim sebagai Ketua Demokrat Aceh. Keputusan ini ditetapkan setelah Tim Tiga yang terdiri dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, dan Ketua BPOKK, melakukan uji kepatutan dan kelayakan kepada dua calon ketua, yaitu Nova Iriansyah dan Muslim.
Aceh merupakan salah salah satu basis suara Partai Demokrat. Pada pemilu lalu, Partai Demokrat mengirimkan dua nama sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI. Di tingkat provinsi, Partai Demokrat mengirimkan 11 nama dan menjadi partai politik kedua terbesar di DPR Aceh.
BERITA TERKAIT: