"Tidak ada kader celeng di Kabupaten Bekasi, tidak ada, semua kader banteng. Kita konsolidasi terus dan jangan terpengaruh dengan orang yang ingin memecah belah partai, saat ini kita konsentrasi saja ke konsolidasi. Terkait dengan Pilpres itu hak prerogratif Ketua Umum,†beber Usup, Senin (18/10).
Pihaknya mengaku, hingga kini tak merisaukan kaitan persoalan polemik yang terjadi belakangan ini di partainya. Ia bersama pengurus saat ini tengah fokus untuk menjalankan instruksi partai yakni dengan melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput.
“Kita di Kabupaten Bekasi sesuai arahan dan instruksi partai, program kita konsolidasi partai ke tingkatan RW, artinya kita konsen ke konsolidasi partai. Adapun kaitan mekanisme calon presiden dan wakil presiden, berdasarkan keputusan di Kongres ke 5 di Bali sepenuhnya kita menyerahkan kepada ketua umum, siapapun nanti yang diputuskan ketua umum itulah kader terbaik,†jelasnya.
Ia menyebut, partainya saat ini memiliki banyak kader potensial yang bisa diusung untuk menjadi Presiden RI. Oleh karena itu, ia tak merisaukan kaitan polemik yang terjadi.
“Karena di PDIP banyak kader yang sangat baik. Contohnya Bu Risma, Pak Djarot, Azwar Anas, Pak Giri Prasta dan lainnya. Selain Bu Puan dan Pak Ganjar masih banyak kader terbaik di PDI Perjuangan, artinya apapun yang diputuskan bu Ketua Umum itulah yang terbaik,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: