Bom Gereja Katedral Makassar, Penyesatan Berdalih Agama

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Minggu, 28 Maret 2021, 23:38 WIB
Bom Gereja Katedral Makassar, Penyesatan Berdalih Agama
Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Ahmad Ali/RMOL
rmol news logo Peristiwa bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar yang menewaskan dua terduga pelaku dan mengakibatkan puluhan orang luka-luka tak bisa dikaitkan dengan agama manapun.

Menurut Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI Ahmad Ali, tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan, terlebih menyasar rumah ibadah.

“Apapun ini adalah kelompok tersesat, penyesatan terhadap umat beragama yang melakukan kekejaman pembunuhan. Saya kira agama mana pun tidak membenarkan itu,” tegas Ahmad Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (28/3).

Pihaknya pun menyayangkan terjadinya aksi keji tersebut di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda di Indonesia.

"Situasi pandemi seperti sekarang ini harusnya butuh ketenangan, butuh kekompakan semua. Terus kemudian ada kelompok orang yang melakukan aksi teror,” lanjut anggota Komisi III DPR RI ini.

Oleh karenanya, ia meminta aparat hukum mengusut tuntas hingga ke akar-akarnya terhadap peristiwa yang terjadi pada Minggu pagi itu.

“Itu perbuatan tidak terpuji dan harus dihukum seberat-beratnya. Saya minta aparat penegak hukum kepolisian mengusut tidak hanya sampai pelakunya, tapi jejaring yang ada ini harus diselesaikan secara tuntas,” tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA