Dalam rapat tersebut Komisi IX mencecar Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Herbuwono terkait perkembangan vaksin nusantara.
Wakil rakyat mencecar karena selama presentasi di hadapan Komisi IX DPR, Wamenkes tidak menyinggung tentang perkembangan vaksin nusantara. Dalam presentasi Wamenkes hanya menyinggung vaksin Merah Putih.
“Pak Wakil Menteri belum memaparkan tentang vaksin Nusantara. Di mana undangan kami 9 Maret acara ini jelas membahas mengenai penjelasan tentang dukungan pemerintah terhadap perkembangan vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara,†ucap Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene dalam rapat, Rabu (10/3).
Dante pun menjawabnya dengan singkat tanpa merinci tahapan prosedural vaksin Nusantara.
“Vaksin nusantara sudah masuk dalam uji tahap I, semua masih berproses,†kata Dante.
Mendapati jawaban singkat Wamenkes, tidak membuat Komisi IX puas hati, dan Ketua Komisi IX mempertanyakan kembali kepada Wamenkes.
Ketua Komisi IX DPR Felly Estelita Runtuwene kemudian mengulas soal vaksin yang diproduk dalam negeri memang sedang proses.
Meski demikian, Felly meminta Kemenkes menjelaskan sejauh mana perkembangannya.
“Semuanya memang masih berproses, tapi betul belum menjawab pertanyaan kami bahwa di materi pertama sempat dikirim softcopy-nya ada disana (vaksin nusantara), ketika diganti hilang, ini kami butuh penjelasan," kata Felly.
Komisi IX kata Felly, sangat mendukung hasil karya anak bangsa. atas dasar itulah, pihaknya ingin mendapatkan penjelasan dari Kemenkes.
"Komisi IX sangat mendukung hasil karya anak bangsa, dari waktu ke waktu, produk apa saja, itu semangat dari Komisi IX, tapi ketika kami menerima materi Kemenkes dan bisa diganti seperti ini, itu menjadi pertanyaan, ada apa sebetulnya?†tegasnya menutup.
BERITA TERKAIT: