Kunjungi Humbang Hasundutan, Menko Luhut: Kita Siapkan Bibit Unggul Dari Pollung

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/raiza-andini-1'>RAIZA ANDINI</a>
LAPORAN: RAIZA ANDINI
  • Jumat, 12 Februari 2021, 13:52 WIB
Kunjungi Humbang Hasundutan, Menko Luhut: Kita Siapkan Bibit Unggul Dari Pollung
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnaor kunjungi Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagai Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung/Net
rmol news logo Pemerintah serius kembangkan program Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) sebagai Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara.

Sebagai bentuk keseriusan, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan didampingi Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnaor melakukan tinjauan lapangan untuk melihat kondisi dan kesiapan lahan di wilayah tersebut.

“Indonesia memiliki 30.000 spesies herbal, oleh karenanya presiden ingin ada satu pusat riset herbal berkelas dunia, yang saat ini sedang kita kembangkan bersama dengan BPPT, dan 5 universitas yang dipimpin oleh IT Del,” kata Menko Luhut dalam keterangan persnya, Jumat (12/2).

Melalui pusat herbal ini, lanjut Luhut, juga akan dilakukan penelitian pengembangan bibit-bibit hortikultura yang berkualitas tinggi.

“Kawasan ini akan menjadi pusat bibit herbal dan horti yang hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat,” tambahnya.

Pusat bibit ini juga akan mendukung program ketahanan pangan lanjutan seluas 2.000 Ha yang akan dibangun di dekat lokasi tersebut.

Kata dia, seperti pada kawasan food estate di Desa Ria-Ria yang telah berhasil dibagikan sertifikat lahan kepada masyarakat di mana setiap keluarga mendapatkan lahan seluas 1 sampai 2 hektar. Lahan tersebut dapat menghasilkan keuntungan kurang lebih 25 juta rupiah tiap musim panen.

"Nantinya akan dibangun jalan yang dapat mengintegrasikan antara kawasan food estate, kebun raya, dan juga TSTH2. Pembangunan jalan akan mulai ditangani pada bulan Maret 2021, ditargetkan akan dapat terhubung pada bulan Mei 2021 dan selesai pada Juli 2021," jelas Luhut.

"Dengan adanya pembukaan jalan ini, maka akan memperpendek jarak memangkas waktu tempuh dari Bandara Silangit ke lokasi menjadi  kurang lebih 45 menit," imbuhnya.

Pada kawasan ini juga akan dibangun fasilitas pendukung TSTH2, laboratorium, taman koleksi, pembenihan dan penelitian, silvopastura, wisata alam, wisata buatan, kantor, mess bagi peneliti, serta guest house.

“Saya harap kita bisa tanam bibit bagus dan unggul di sini, sehingga kita bisa bangga katakan ini bibit dari Pollung. Untuk itu, diharapkan masyarakat dan pemerintah harus saling bekerja sama, dan yang terpenting bekerja dengan hati,” tutup Menko Luhut. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA