Megawati: Sekarang Kota Jakarta Amburadul

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 10 November 2020, 15:19 WIB
Megawati: Sekarang Kota Jakarta Amburadul
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menghadrii penghargaan kota mahasiswa secara virtual/Repro
rmol news logo Kota Jakarta di mata Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dinilai amburadul. Hal tersebut berbeda dengan beberapa daerah yang dipimpin kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat hadir secara virtual di acara pemberian penghargaan "Kota Mahasiswa" atau City Of Intellectual oleh tim yang dipimpin Ketua Senat dan Gurubesar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Hafid Abbas.

"Saya saksi hidup di Jakarta Ini. Dulu waktu pindah dari Yogyakarta ke Jakarta pada (tahun) 1950. Tetapi sekarang Jakarta ini jadi amburadul," kata Megawati, Selasa (10/11).

Hal tersebut dikatakan karena hingga kini kota Jakarta belum dikatakan sebagai kota mahasiswa. Padahal, visi kota mahasiswa telah ditelurkan Presiden Pertama RI, Soekarno sejak 15 September 1953.

Selain itu, pemberi anugerah adalah Universitas Negeri Jakarta, yang mana berlokasi di Rawamangun Jakarta Timur.

"Seharusnya (Jakarta) jadi city of intellectual bisa dilakukan. Tata kota, masterplan-nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya," lanjut Megawati.

Di sisi lain, Mega meninggung tiga kota yang dianugerahi city of intellectual. Ketiga kota tersebut adalah Kota Semarang yang dipimpin Walikota Hendrar Prihadi, Kota Solo yang dipimpin FX Hadi Rudyatmo, dan Kota Surabaya yang dipimpin Tri Rismaharini.

"Terima kasih yang jadi peringkat kesatu, kedua, dan ketiga. Semarang, Solo, Surabaya itu adalah anak-anak (kepala daerah) dari partai saya," kata Megawati sambil tersenyum. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA