Setidaknya, sebanyak 8.092 bilik suara telah didistribusikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang membutuhkan waktu selama tiga hari.
"Bilik suara didistribusikan awal agar PPK dan PPS lebih siap dalam menyiapkan logistik di TPS pada waktu pencoblosan. Pendisrtibusian kami mulai tanggal 6 November dan berakhir tanggal 8 November," kata Ketua KPU Wonogiri, Toto Sihsetyo Adi, Minggu (8/11).
Dijelaskan lebih lanjut, KPU Wonogiri mendistribusikan bilik suara ke PPK dan PPS dengan pengawasan Bawaslu dan pengawalan pihak kepolisian.
Jumlah bilik di masing-masing TPS sejumlah 4 bilik dan jumlah TPS 2.023, sehingga keseluruhan bilik yang didistribusikan sebanyak 8.092 bilik.
"KPU yakin Pilbup 2020 akan berjalan luber jurdil dan dilayani oleh petugas KPPS yang Grapyak Sumanak," papar Toto seperti diberitakan
Kantor Berita RMOLJateng.
Pilkada di Wonogiri kali ini diikuti dua pasang calon. Yakni Joko Sutopo-Setyo Sukarno yang diusung oleh gabungan partai politik (Parpol) PDI Perjuangan (28 Kursi), Partai Golkar (8 Kursi) Partai Amanat Nasional (3 Kursi), total 39 kursi.
Calon kedua, Hartanto-Joko Purnomo yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (4 Kursi), Partai Gerakan Indonesia Raya (4 Kursi) dan Partai Kebangkitan Bangsa (3 Kursi) Total 11 kursi.
BERITA TERKAIT: