Perwakilan Pemuda dari Agama Kristen, Yandi menyampaikan bahwa doa kebangsaan digelar untuk mendoakan keselamatan para pemimpin bangsa dan rakyat agar terus menjaga persatuan dan keutuhan Indonesia.
Pun demikian yang disampaikan perwakilan dari Agama Katolik Fransiskus Dandy yang secara khusus menyebut doa tersebut juga ditujukan untuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin.
"Terkhusus kami mendoakan Bapak Jokowi dan Kiai Maaruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden agar terus diberikan hikmat dan rahmat dalam memimpin bangsa ini," Kata Dandy.
Mereka juga menegaskan, kegiatan tersebut sebagai bentuk konkret pemuda dalam mendukung dan mengawal pemerintahan agar berjalan sesuai dengan jalurnya dan sejalan dengan amanat rakyat.
"Kami juga mendukung aparat Kepolisian dan TNI untuk selalu menjaga keamanan dan kondusifitas negara agar tetap aman, damai, dan tentram," lanjut perwakilan pemuda dari agama Islam, M. Solehun.
Selain memanjatkan doa, mereka juga secara bergantian menyampaikan orasinya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah agar terus mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Di akhir acara Doa Kebangsaan tersebut, mereka menyampaikan sejumlah seruan kebangsaan, di antaranya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong mendukung pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penangananpandemi Covid 19. Mereka juga mengecam keras pihak-pihak yang mencoba merongrong pemerintahan yang sah.
Mereka juga memastikan akan mendukung Polri bersama TNI untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas bangsa. Terakhir, mereka mendukung pelaksanaan Pilkada 9 Desember 2020 dengan wajib menjalankan protokol kesehatan.
BERITA TERKAIT: