Sebagai partai politik yang tidak lagi bisa dibilang muda, Partai Golkar terus merancang program-program regenerasi untuk menggaet anak muda.
"Segmen anak muda tidak kita lupakan, kita terus lakukan rekrutmen dan pembinaan bagi mereka," ujar Sekretaris Jenderal partai Golkar Lodewij F. Paulus dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/10).
Ditambahkan Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily, pendekatan pada generasi muda kekinian harus menyesuaikan diri dengan kondisi pandemi Covid-19 yang membatasi adanya pertemuan fisik.
"Kita berharap pandemi segera berakhir, supaya kita diberi keluasaan untuk mendekati konstituen kita terutama anak muda," kata Ace.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini mengatakan, salah satu strategi pendekatan yang dilakukan adalah dengan memaksmalkan perkembangan teknologi digital.
"Di internal terus melakukan transformasi dengan pendekatan platform digital. Karena kita tahu bahwa anak-anak muda, kan mereka menggunakan platform digital untuk berintekrasi satu sama lain," jelasnya.
Cara lainnya, sambung Ace, adalah pendekatan pendidikan melalui Golkar Institute yang diresmikan Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto.
"Kita juga lakukan pendekatan pendidikan dengan Golkar Institute yang ditetapkan ketum untuk mendekati anak mudam untuk mendekati bagaimana kiya menjelaskan tentang politik dan bidang-bidang lain," bebernya.
"Cara-cara pendekatan Partai Golkar pada anak muda yang seperti itu, sehingga Partai Golkar siap bersama anak-anak muda," pungkasnya.
BERITA TERKAIT: