Kuat Hadapi Krisis Ekonomi Akibat Covid-19, Golkar Minta Pemerintah Adopsi Teknologi Digital Negara Lain

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Jumat, 12 Juni 2020, 12:40 WIB
Kuat Hadapi Krisis Ekonomi Akibat Covid-19, Golkar Minta Pemerintah Adopsi Teknologi Digital Negara Lain
Ketua DPP Partai Golkar Meutya Hafid saat idi diskusi daring bertajuk "Tren Geopolitik Di Tengah Covid-19/Repro
rmol news logo Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar berharap pemerintah untuk mengadopsi teknologi digital pada sektor ekonomi yang terus mengalami perkembangan. Terutama, dalam situasi pandemik virus corona baru (Covid-19) seperti saat ini, yang menuntut kegiatan ekonomi berbasis digital.

Begitu disampaikan Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini DPP Partai Golkar Meutya Hafid dalam acara diskusi daring bertajuk "Tren Geopolitik Di Tengah Covid-19” pada Jumat (12/6).

"Kami menitip pesan kepada pemerintah dari Partai Golkar, agar Indonesia perlu meningkatkan adopsi teknologi digital untuk semua sektor khususnya ekonomi," ujar Meutya Hafid.

Meutya Hafid mengatakan, peningkatan teknologi digital untuk sektor ekonomi diyakini akan memperkuat ketahanan ekonomi itu sendiri. Ketika semua orang harus sudah mulai membiasakan diri dalam kondisi pandemik Covid-19 menggunakan teknologi digital.

"Pandemik Covid-19 telah mendorong peningkatan penggunaan teknologi digital. Studi menyebutkan bahwa negara yang memiliki kesiapan dalam adopsi teknologi digital terutama dalam ekonominya, akan lebih kuat dalam menghadapi krisis ini," tutur Ketua Komisi I DPR RI ini.

Lebih lanjut, Meutya Hafid menyatakan bahwa di Partai Golkar sendiri terus menerus melakukan adaptasi dengan teknologi digital di masa pandemi Covid-19. Mulai dari kegiatan koordinasi antar lembaga hingga acara-acara kepartaian yang lainnya.  

"Karena itu, kerjasama keamanan siber kerjasama digital juga kita titipkan kepada kementerian luar negeri, untuk dilakukan kerjasama ataupun saling belajar dengan negara-negara yang kira-kira memiliki kemampuan atau kemajuan digital ekonomi yang lebih baik ke Indonesia," tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA