Konsep Besar Ganjar Pranowo Dalam Hadapi Fase The New Normal

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Senin, 18 Mei 2020, 09:33 WIB
Konsep Besar Ganjar Pranowo Dalam Hadapi Fase The New Normal
Tangkapan layar, konsep Ganjar Pranowo dalam menyiapkan fase baru pascapandemik/Net
rmol news logo Pandemik Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari empat bulan di seluruh dunia dan belum diketahui kapan akan berakhir, dipastikan akan membuat dunia memasuki fase new normal. fase ini tidak akan kembali ke fase atau situasi sebelum Covid-19 muncul.

Memasuki The New Normal, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku telah menyiapkan APBD Pertolongan sebagai bentuk skenario penyelamatan berbagai sektor, khususnya ekonomi.

Skenario itu telah dibicarakan bersama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, pada Sabtu (16/5) lalu.

Dalam wawancaranya bersama televisi Inews yang ditayangkan pada program Inews sore, Ganjar menyebutkan, pembicaraan itu lebih kepada menyiapkan strategi penyelamatan untuk memasuki New Normal dengan RAPBD 2021, yang disebut APBD Pertolongan.

"Kami tidak membicarakan secara khusus bagaimana new normal itu ada, tapi kami membahas secara ekonomi kira-kira ekonomi akan seperti apa," ucap Ganjar dalam tayangan yang disiarkan, Minggu (17/5).

Pembahasan lebih kepada pelaksanakan program-program yang bertujuan membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pascapandemik Covid-19.

"Kita kemarin bicara untuk menyiapkan industri besarnya. Namun demikian, kemarin Pak Erick Thohir (bicarakan) bagaimana dengan industri kecil," ujar Ganjar.

Ia mengatakan bahwa ada tiga tahap yang mesti disiapkan bagi industri kecil. Yaitu, tahap kondisi darurat, tahap jangka pendek, dan tahap jangka menengah.

Untuk jangka menengah ini harus diatur bagaimana pembangunan berjangkanya, khususnya dimulai dari RAPBD 2021, yang beri nama 'APBD Pertolongan'

"Nah, kalau ditanya rescue maka itu konsep besarnya," ujar Ganjar.

Untuk Jawa Tengah sendiri, Ganjar menyoroti merosotnya pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,1 ke 2,6 persen yang saat ini bakal dijadikan gambaran awal Pemprov Jateng dalam menata ekonominya. Itu sebabnya ia membagi konsep RAPBD 2021 yang oleh Ganjar diberi judul APBD Pertolongan kepada Erick Thohir.

Ganjar menekankan ia sepakat bahwa yang perlu disiapkan nanti di era normal baru adalah peningkatan kewaspadaan sejak dini. Menurutnya, pelaksanan regulasi apa pun dalam rangka menyambut era baru itu segera diperketat mulai saat ini.

Sektor-sektor ekonomi seperti pasar dan industri harus segera disiapkan.

"Namun demikian, saya sangat sepakat kalau mau masuk normal baru yang mesti disiapkan adalah kewaspadaannya," tegas Ganjar.

"Maka dari sisi kuratifnya betul-betul siap, tapi dari sisi preventif dan promotif harus bisa lebih ketat lagi. Maka saya mendorong, bagaimana pasar-pasar ditata, kemudian perusahaan-perusahaan besar ditata. Yang belum nanti pada sitem transportasinya. Ini yang kemarin kita rancang agar kehidupan barunya berjalan lebih baik," ujar Ganjar. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA