Menurut Ketua DPW PAN Sulawesi Barat ini, ada dua alasan utama kenapa putra Amien Rais itu meninggalkan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Pertama, Hanafi Rais kecewa dengan sambutan ketua umum pada Rakernas I PAN hari ini, disebutkan bahwa PAN didesak untuk mendukung Perppu 1/2020 tentang tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemik Covid-19.
"Jadi beliau itu kecewa. Seharusnya partai berjalan dengan semangat pembentukan awal partai. Tetapi yang terjadi pada sambutan ketua tadi mendukung Perppu 1/2020. Menurut beliau yang saya tahu, ini tidak bisa diharapkan lagi partai ini di bawah Zulkifli Hasan," ujar Asri kepada redaksi, Selasa (5/5).
Alasan kedua, hingga saat ini, tidak tidak ada rekonsiliasi partai paska kegaduhan dalam Kongres V PAN di Kendari awal Februari silam.
Hanafi Rais tidak melihat adanya rekonsiliasi tersebut, dan menilai PAN sudah keluar dari semangat awal.
"Seharusnya kan paska kongres ada rekonsiliasi partai, tapi ini seakan tidak terjadi. Di sanalah Pak Hanafi kecewa. Dan PAN sekarang di bawah Zulkifli Hasan telah keluar dari semanagat awal pembentukan PAN," demikian M. Asri Anas.