Kemenkes: Media Punya Peran Penting Jaga Psikologi Masyarakat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-satryo-1'>AHMAD SATRYO</a>
LAPORAN: AHMAD SATRYO
  • Jumat, 01 Mei 2020, 13:44 WIB
Kemenkes: Media Punya Peran Penting Jaga Psikologi Masyarakat
Logo Kemenkes/Net
rmol news logo Informasi mengenai pandemik virus corona baru (Covid-19) terkadang justru dapat mengganggu kesehatan jiwa dan psikologis masyarakat.

Contohnya, ketika ada seorang perawat dikabarkan ikut berjuang mengatasi wabah corona, justru terkadang mendapat stigma negatif dari masyarakat. Bahkan tak jarang dianggap sebagai pembawa virus.

Ujungnya, saat mereka mendapat musibah dan meninggal, tak sedikit yang mendapat perlakuan tidak patut.

Begitu ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Masalah Kesehatan Jiwa dan Napza Kemenkes Fidiansjah dalam jumpa pers virtual di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (1/5).

Dalam konteks keilmuan kesehatan jiwa dan psikososial, Fidiansjah menilai bahwa informasi yang ada di banyak media memiliki peranan ganda. Yakni, positif di satu sisi, dan ada yang negatif di sisi yang lain.

Oleh karena itu, dia berharap, media bisa menjadi kanal informasi yang dapat dipercaya dan berperan penting dalam menjaga kesehatan jiwa dan psikologi masyarakat. Tentunya dengan menyajikan informasi yang benar dan seimbang.

"Itulah sebenarnya informasi yang harus didengar, dicermati, seraya diikuti dan dilaksanakan segala panduannya. Sehingga informasi-informasi terhadap yang negatif akan kita minimalisir," kata Fidiansjah.

Media, sambungnya, punya peran penting dalam memberikan komunikasi risiko. Jangan sampai justru informasi yang diberikan berubah jadi kepanikan di masyarakat karena informasi yang diberikan sulit dipahami. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA