Salah satunya dari anggota Komisi IX DPR Obon Tobroni yang menilai Pemkot Bekasi dan Pemerintah Daerah Jawa Barat tidak mengindahkan arahan Presiden Joko Widodo mengenai
social distancing dan larangan menggelar kerumunan.
“Kan kalau kemarin itu niatnya mau didatengin satu-satu, kemudian ada opsi lagi dikumpulin di stadion, yang terakhir ini infonya saya nggak tau, kalau itu dilakukan di stadion malah kontraproduktif ini dengan arahan menghindari kerumunan,†ujarnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (25/3).
Menurutnya, orang yang melakukan
rapid test di Bekasi belum tentu semuanya dalam kondisi sehat, tapi mungkin juga ada yang terpapar mengeluarkan gejala-gejala Covid-19.
“Mereka berbondong-bondong ke sana, seharusnya kan pengumpulan massa itu harus dihindari, kalau kayak gini bukan malah mencegah tapi menyebarkan,†tambahnya.
Dia menegaskan bahwa langkah Pemprov Jawa Barat tidak tepat. Pasalnya mereka melakukan pengumpulan massa dalam jumlah besar, sekalipun itu dilakukan untuk mencegah sebaran corona.
“Ini tidak tepat dan tidak mengikuti arahan pemerintah pusat dong, tujuannya baik tapi kalau dilakukan seperti ini ya jadi salah,†tandasnya.
BERITA TERKAIT: