Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) bahkan mendesak Presiden Joko Widodo untuk meniru negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Perancis, Italia, Kanada, dan Australia yang menyatakan situasi darurat corona.
“Prodem mendesak Presiden Jokowi untuk segera menetapkan dan menyatakan situasi “darurat coronaâ€,†ujar Ketua Majelis Prodem Iwan Sumule kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (18/3).
Desakan itu bukan tanpa alasan. Iwan Sumule yakin penanganan dan penanggulangan penyebaran corona bisa terpusat, terkoordinasi, dan sistematis dengan penetapan tersebut. Penetapan ini juga untuk menghindarkan pemerintah daerah agar tidak jalan sendiri-sendiri..
“Kita aktivis Pro Demokrasi juga khawatir dengan situasi ekonomi yang semakin memburuk disebabkan penyebaran virus corona,†terangnya.
“Termasuk masuknya TKA China baru di tengah-tengah masa penyebaran corona yang semakin meluas ini,†sambung Iwan Sumule.
Penetapan situasi “darurat corona" dibutuhkan agar penanganan bisa didasarkan pada SOP Kedaruratan. Penyelamatan warga bisa lebih cepat dan lebih terkoordinasi serta sistematis karena dilakukan negara atau pemerintah pusat.
“Jadi bukan membiarkan pemerintah-pemerintah daerah sendiri mengambil alih tanggung jawab dalam penanganan penyebaran corona,†tutupnya.
BERITA TERKAIT: