Setidaknya ajakan itu disampaikan oleh relawan pendukung Jokowi, Ade Armando kepada rekan-rekannya melalui sebuah video berdurasi 7,54 menit yang kembali beredar di media sosial. Dalam video berlatar hitam itu, Ade Armando mengajak kritis lantaran ada tanda-tanda mengkhawatirkan yang akan diterima rkayat.
Video ini kali pertama diunggah di channel YouTube CokroTV dengan judul "
Kita Harus Mengkritik Jokowi untuk menyelamatkan Jokowi dan Indonesia" pada 27 Februari lalu.
“Bukan mencari-cari kesalahannya ya. Tapi nampaknya ada tanda-tanda mengkhawatirkan dengan nasib Indonesia kalau Jokowi tidak diingatkan,†ujarnya dalam video yang kembali beredar di jejaring media massa, Rabu (18/3).
Menurutnya, para pendukung Jokowi harus sadar bahwa mereka berperan dalam menjadikan mantan walikota Solo itu sebagai presiden. Setelah sang jagoan menang, kata Ade Armando, maka tugas para relawan beralih.
“Kita harus menjaga Jokowi jangan sampai salah langkah, kalau kita mendiamkan kesalahan dilakukan kita turut bersalah pada rakyat Indonesia,†terangnya.
Ade Armando menegaskan bahwa dirinya mendukung Jokowi karena percaya mantan gubernur DKI Jakarta itu adalah kunci bagi terwujudnya Indonesia yang lebih baik. Jokowi adalah manusia jujur berintegritas dan mampu mendeteksi pemerintahan dengan baik dalam memimpin paling tepat buat Indonesia.
Masalahnya, sambung Ade Armando, langkah pemerintahan bukanlah langkah Jokowi seorang, ada banyak variabel lain yang harus diperhitungkan.
“Ada orang-orang buat di sekelilingnya, ada partai-partai politik, ada DPR, ada pengusaha mereka ini adalah pihak-pihak yang terus mengganggu Jokowi demi kepentingan mereka,†urainya.
Sejumlah hal yang menurut Ade Armando kacau adalah UU KPK, hilangnya kader PDIP Harun Masiku, hingga omnibus law RUU Cipta Kerja.
Menurutnya, isi RUU Ciptaker memang tidak sepenuhnya buruk ada banyak muatan yang menunjukkan pemerintah memang serius mendorong kemudahan investasi.
“Tapi di sisi lain kekhawatiran bahwa pemerintah lebih sayang pada pengusaha daripada rakyat juga terasa,†demikian Ade.
BERITA TERKAIT: