Bahkan, dia mengusulkan saat uji publik perlu diadakan semacam debat terbuka untuk kedua cawagub tersebut.
"Ya tentunya sosialisasi itu penting ya, dan saya yakin ada uji publik, itu harus digagas. Dengan debat kalau bisa," ujar Sandi kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/2).
Menurut dia, jika hanya dilakukan
fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan sifatnya tertutup dan warga DKI Jakarta tidak bisa menyaksikan langsung cawagub mereka.
Karena itu, Sandiaga menyarankan agar dilakukan uji publik dan debat terbuka.
"Ini kan menarik kalau misalnya kita masyarakat dapat kesempatan untuk melihat sosok dari dua calon wakil gubernur ini," kata Sandi.
Terlepas semua itu, Sandi menegaskan bahwa proses dan mekanisme untuk menentukan siapa pengganti dirinya itu agar segera dipercepat. Mengingat, sudah hampir 2 tahun Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menjomblo.
"Sekarang sudah 18 bulan, sudah cukup lama ini tertunda, posisi wagub itu cepat terisi dan bisa menjadi pendamping Pak Anies," demikian Sandi.
BERITA TERKAIT: