Mahfud MD: Pendidikan Di Natuna Jangan Diliburkan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 04 Februari 2020, 09:51 WIB
Mahfud MD: Pendidikan Di Natuna Jangan Diliburkan
WNI dari Wuhan saat disemprot disinfektan/Net
rmol news logo Pendidikan di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau harus kembali berjalan sebagaimana mestinya. Pasalnya, tidak ada urgensi yang membuat sekolah harus diliburkan.

Begitu tegas Menko Polhukam Mahfud MD usai bertemu dengan para stakeholder Natuna di kantornya, Jakarta, Selasa (4/2).

Hadir dalam pertemuan itu, Bupati Abdul Hamid Rizal bersama ketua DPRD, KNPI, dan Pemuda Pancasila Natuna. Mereka disambut oleh Menko Mahfud, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Pendidikan supaya diselenggarakan seperti biasa. Karena memang tidak ada apa-apa,” tegas Mahfud MD.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengingatkan bahwa 285 warga yang dikarantina sebenarnya datang dari Wuhan, China dengan keadaan sehat. Mereka tidak terpapar wabah Novel Coronavirus (2019-nCoV).

Hanya saja, tetap haru menjalani observasi selama 14 hari sesuai standar yang ditetapkan WHO.

“Jadi harus dikarantina. Dengan catatan Menkes di paling depan dalam hal ini,” tutupnya.

Pernyataan Mahfud MD ini berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Natuna yang meliburkan seluruh pelajar pada 3 hingga 17 Februari 2020 atau selama WNI di Wuhan dikarantina di Natuna. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA