Begitu dikatakan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam HUT 47 PDIP dan Rakernas di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (10/1).
"Bebas bukan berarti tidak punya pendirian, bukan defensif dan apologistik (gampang memaafkan)," lantang Megawati dalam sambutannya.
Megawati menyebutkan bahwa politik bebas aktif tidak kemudian menghapuskan ketegasan Indonesia dalam mempertahankan kedaulatan.
Dia menyebut salah satu sikap tegas pemerintah adalah yang dilakukan Presiden Joko Widodo dalam menyikapi masuknya kapal asing di wilayah perairan Natuna Utara.
Hadir tengah cara Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin. Begitu juga mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, Jusuf Kalla dan Boediono juga nampak duduk di kursi barisan depan.
"Prinsip politik luar negeri bebas aktif juga dipegang teguh Presiden Jokowi, hal ini dicerminkan dengan sikap tegas PResiden Jokowi dalam persoalan di Natuna," katanya.
Megawati menegaskan, sebagai pendukung pemerintah, maka PDIP mendukung penuh langkah Jokowi dalam menegaskan wilayah kedaulatan Indonesia.
"Saya dan PDIP mendukung sikap tegas presiden Jokowi bahwa kedaulatan bukanlah hal yang dapat dinegosiasikan," tegasnya.
BERITA TERKAIT: