Salah satu informasi itu mengatakan, penangkapan WS terkait dengan “kursi panas†yang ditinggalkan almarhum Nazaruddin Kiemas yang meninggal dunia bulan Maret 2019, sebelum Pemilu 2019 digelar.
Pada akhir Agustus tahun lalu, PDIP sempat meminta agar KPU membatalkan kemenangan Riezky Aprilia dari Dapil Sumatera Selatan I yang memperoleh suara terbanyak kedua setelah alm. Nazaruddin Kiemas.
PDIP mengusulkan nama caleg nomor 6, Harun Masiku, untuk menempati kursi alm. Nazaruddin Kiemas itu. Nazaruddin yang dikalangan aktivis akrab disapa Kak Udin adalah adik dari mantan Ketua MPR RI alm. Taufiq Kiemas, suami Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Tetapi KPU menolak permintaan itu dan tetap mensahkan Riezky yang merupakan anak mantan Wali Kota Lubung Linggau, Rustam Effendi, sebagai caleg terpilih untuk periode 2019-2024.
Dengan demikian, berikut adalah daftar anggota DPR RI dari Dapil Sumsel 1:
1. Edhy Prabowo, M.M., M.B.A. Partai Gerakan Indonesia Raya
2. Ir. H. Eddy Santana Putra, M.T. Partai Gerakan Indonesia Raya
3. Riezky Aprilia, S.H., M.H. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
4. Drs. H. Kahar Muzakir Partai Golongan Karya
5. Fauzi H Amro, M.Si. Partai NasDem
6. H. Mustafa Kamal, S.S. Partai Keadilan Sejahtera
7. Ir. H. Achmad Hafisz Tohir Partai Amanat Nasional
8. Ir. H. Ishak Mekki, M.M. Partai Demokrat

Lantas, apa kaitannya Wahyu Setiawan dengan kasus ini?
Jawaban atas pertanyaan inilah yang masih harus ditunggu sampai ada penjelasan resmi dari pihak-pihak terkait, terutama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkap Wahyu Setiawan.
BERITA TERKAIT: