Mayoritas partai politik cenderung mengangkat isu kekuasaan dan bagi-bagi jabatan, ketimbang berbicara tentang cara membangun negara.
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP Hasto Kristiyanto mangatakan, pihaknya telah menetapkan tema Rakernas I PDIP tahun depan adalah “Jalur Rempahâ€.
Meski tema yang diangkatnya tidak seksi, Hasto menyatakan bahwa PDIP menginginkan pentas politik nasional tidak sekadar dikuasai oleh isu politik kekuasaan yang liberal.
"Kami justru melihat bangsa kita sebenarnya lebih butuh gagasan yang menggelorakan kemajuan dan semangat berdikari," kata Hasto saat membuka diskusi sebagai rangkaian acara menuju peringatan HUT ke-47 dan Rakernas I, di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (23/12).
Salah satu bentuk yang akan digaungkan PDIP dari tema Rakernasnya itu adalah mengajak seluruh rakyat dan pelaku pentas politik nasional berbicara kuliner Indonesia.
Menurut Hasto, Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang paling lengkap sedunia. Bahkan sang
founding father Soekarno pernah membuat buku berjudul “Mustika Rasaâ€. Buku itu berisi lebih dari seribu resep makanan dengan berbagai varian serta cita rasa khas Indonesia.
"Saking kayanya, bahkan makanan terenak di dunia versi
CNN.com itu adalah rendang. Dan nomor dua adalah nasi goreng. Dan keduanya dari Indonesia," ujarnya.
Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa tema “Jalur Rempah†ini secara tidak langsung memberikan pesan politik yang damai. Bahwa politik tidak selalu harus berbicara tentang kekuasaan, tapi menjadikan politik sebagai alat membangun bangsa dan negara.
"Ada pesan kuat bahwa daripada terus ribut di dalam negeri sendiri, saling mencaci dan mengkafirkan, Indonesia justru butuh kemajuan untuk bisa bersaing di tingkat dunia. Maka kami mengajak untuk
outward looking,†pungkas Hasto.
Untuk hari ini, PDIP menggelar diskusi yang merupakan satu rangkaian acara dari perayaan HUT ke-47 dan Rakernas I PDIP.
Untuk diskusi hari ini, PDIP mengusung tema "Potensi Rempah Nusantara untuk Kemajuan Indonesia", yang dilaksanakan di Kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.
Hadir sebagai narasumber adalah Prihasto Setyanto dari Kementerian Pertanian, Devita Agus dari Mustika Ratu, dan Fadly Rahman dari Universitas Padjajaran. Hadir juga Ketua DPP PDIP Sri Rahayu.
BERITA TERKAIT: