Begitu tegas Presiden Joko Widodo usai memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia di SMK Negeri 57, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (9/12).
Selanjutnya, Jokowi menyoroti proses rekrutmen politik yang membutuhkan biaya besar, sehingga aktor politik tersebut akan berpikir untuk mengembalikan biaya besar itu saat jadi pemimpin.
“Itu akan berbahaya sekali,†ujarnya.
Sementara poin ketiga yang harus dilakukan gerakan anti korupsi adalah fokus pada tujuan. Jangan sampai, kata Jokowi, semuanya dikerjakan tapi tidak ada yang menyelesaikan masalah.
“Evaluasi-evaluasi seperti inilah yang harus kita mulai koreksi, mulai evaluasi sehingga betul-betul setiap tindakan itu ada hasilnya yang konkret, bisa diukur,†terang Presiden seperti dikutip laman
Setkab.
BERITA TERKAIT: