Winter is coming, begitu pesannya saat Annual Meeting IMF-World Bank tahun lalu.
“Saya menyampaikan bahwa akan datang musim dingin, “
winter is comingâ€. Sekarang coming-nya betul-betul ada," ujarnya di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Kamis lalu (28/11).
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono turut menanggapi pernyataan Jokowi tersebut. Menurutnya,
winter is already coming sejak awal 2019 lalu.
Hanya saja, Jokowi tetap jor-joran dalam menggunakan anggaran negara, hingga utang luar negeri bertumpuk. Selain itu, Jokowi juga memaksa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berlari di tengah musim dingin tersebut.
“Sehingga utangnya (BUMN) bertumpuk, impor pangan dan migas juga jor-joran,†tegasnya.
Terlepas dari itu, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu tersebut menghargai kejujuran Jokowi bahwa ekonomi sedang terancam.
Hanya saja, dia minta agar Jokowi berbenah dalam menghadapi perlambatan ekonomi global. Salah satunya dengan menjalin komando dan kerja keras dengan para menteri. Termasuk meminta para menteri untuk berhenti melakukan impor.
“Segera juga Mas Jokowi bikin tim task force untuk mengubah musim winter yang menyerang Indonesia menjadi musim semi,†tegasnya.
“Kalau enggak bisa pada beku semua perputaran uang di pasar modal dan pasar traditional, alias krisis moneter,†tutup Arief.
BERITA TERKAIT: