Atas dasar itu, Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan ASEAN menyelenggarakan ASEAN Women Interfaith Dialogue, di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Jakarta, Selasa (12/11).
Dibuka dengan ASEAN Anthem, dialog ini dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Dato Lim Jock Hoi hingga Ketua Lembaga Kajian Agama dan Jender (LKAJ) Siti Musdah Mulia.
Meski tidak hadir karena harus menghadiri rapat kerja di DPR, namun Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memberikan sambutannya melalui rekaman video.
"Hanya masalah waktu bagaimana perempuan bisa memiliki peran penting. Hanya masalah waktu bagaimana perempuan bisa menjadi agent of peace," ujar Retno.
Sementara itu, dialog ini memiliki agenda utama panel discussion untuk membahas apa yang telah ASEAN lakukan dan apa yang akan dilakukan untuk mempromosikan perempuan sebagai agen perdamaian.
BERITA TERKAIT: