Menurut Edi, Tito merupakan sosok yang mumpuni menjadi Kapolri di periode kedua kepemimpinan Presiden Joko Widodo.
“Yang pasti Polri dan masyarakat masih butuh sosok Kapolri Tito,†kata Edi kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/10).
Untuk itu, Edi berharap Tito tetap fokus untuk menyelesaikan tugasnya sebagai Kapolri.
Namun demikian, lanjut Edi, jika kemudian Presiden Jokowi menginginkan tenaga, pikiran dan strategi Tito untuk membantunya di kabinet maka hal tersebut merupakan hak prerogatif Presiden.
"Kita harapkan Kapolri tetap fokus menyelesaikan tugasnya sebagai Kapolri," tutupnya.
Seperti diketahui, Kapolri Jenderal Tito Karnavian datang ke Istana Negara untuk memenuhi panggilan Presiden Jokowi. Tito datang sekitar pukul 12.10 WIB dengan didampingi oleh Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal dan dua ajudannya.
Berbeda dengan tokoh-tokoh yang dipanggil Jokowi ke Istana Negara, seperti Mahfud MD, Christiany Eugenia Paruntu, Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Airlangga Hartarto dan Fadjroel Rahman yang mengenakan kemeja putih celana hitam. Tito datang mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL).
BERITA TERKAIT: