Pengamat militer Mufti Makarim menilai Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu paham cara untuk menyelesaikan masalah, khususnya konflik di Papua yang sedang memanas.
"Menhan peka melihat aktor dan kelompok yang dapat menjadi pintu masuk dalam memahami persoalan, sekaligus membuka jalan penyelesaian yang bermartabat dan menjunjung tinggi semangat persatuan nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (3/10).
Mufti menguraikan bahwa para tokoh agama dan adat merupakan figur disegani di dalam kelompok masyarakat. Setiap ucapan mereka juga didengar oleh masyarakat.
Artinya, pelibatan para tokoh ini dapat mempercepat proses pemulihan konflik yang terjadi, baik di Papua maupun daerah lain. Sehingga, nantinya kebijakan yang diambil pemerintah akan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan tidak akan merugikan.
“Apalagi, Menteri Ryamizard sendiri mengaku mendapat berbagai masukan dan dapat memahami masalah yang sebenarnya terjadi di Papua dalam pertemuan tersebut,†pungkasnya.
BERITA TERKAIT: