Mahasiswa Diminta Tidak Lupa Tujuan Saat Kritik Pemerintah Melalui Tulisan Ala Milenial

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Minggu, 29 September 2019, 00:35 WIB
Mahasiswa Diminta Tidak Lupa Tujuan Saat Kritik Pemerintah Melalui Tulisan Ala Milenial
Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) 97/98, Rama Pratama/RMOL
rmol news logo Gerakan mahasiswa di berbagai daerah belakangan ini dihiasi oleh tulisan ala milenial sebagai bentuk lain dari kritik terhadap DPR RI dan pemerintah. Namun, mahasiswa diharapkan tidak terjebak dengan poster yang dibikin dibanding tujuan utama kritikan mereka.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) 97/98, Rama Pratama saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL di Taman Suropati, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9).

Rama menganggap banyaknya tulisan yang nyeleneh di poster merupakan kritikan yang tajam melalui cara yang lebih halus. Tanpa berteriak kasar di jalanan.

"Justru saya lihat dari sisi konten posternya ini entertaining sekali, karena banyak yang kreatif. Banyak isu yang bisa dimunculkan dari satu topik, misalnya RUU KUHP. Mereka bisa menampilkan sisi-sisi lain dari topik tersebut, dengan gaya yang entertaining. Jadi menurut saya tidak masalah, ini harus diapresiasi," kata Rama Pratama.

Walaupun mengapresiasi, Rama tetap berharap agar mahasiswa tidak terjebak hanya fokus menyiapkan tulisan-tulisan maupun poster agar viral di media sosial. Melainkan harus tetap kepada tujuan utama aksi mereka, yakni agar negara semakin baik.

"Jangan terjebak asiknya poster yang mereka bikin, tetapi mereka juga harus segera melakukan konsolidasi, baik isu maupun gerakan. Karena faktanya masyarakat masih banyak yang memandang baik demo maupun kontennya, itu pesan saya," tegasnya.

"Lalu dari sub kontennya juga ternyata belum fokus, banyak topik yang sporadis dan ini perlu dikonsolidasi sehingga ada satu isu yang kemudian bisa dipahami. Itu membuat masyarakat bisa dilibatkan, sehingga masyarakat luas bisa memahami isu maupun konten yang dibawa," pungkasnya. rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA