
. Ditinjau dari potensi bencana alam, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah bukanlah kota yang cocok sebagai pengganti Ibukota Negara Republik Indonesia.
Hal itu diutarakan oleh mantan Staf Khusus bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief.
"Di mana tempat paling aman di Indonesia bahkan di dunia? Jawabannya ada di laut Jawa," kata Andi Arief di akun Twitternya, Selasa (30/4).
Berdasarkan para ahli, ia memang mengakui jika Kalimantan belum ditemukan adanya patahan aktif. Namun bukan berarti Kalimantan bebas bencana.
"Saya pernah bertanya pada ahli gempa dan bencana, kalau memindahkan Ibukota namun tetap di Jawa, sebaiknya di mana? Jawabannya di Purwakarta," tandasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.