Kata Soekarno, Palangkaraya Adalah Tempat Bahtera Ruang Angkasa Mendarat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Selasa, 30 April 2019, 17:14 WIB
Kata Soekarno, Palangkaraya Adalah Tempat Bahtera Ruang Angkasa Mendarat
Palangkaraya/Net
rmol news logo Politisi Demokrat, Andi Arief turut mengomentari wacana pemindahan Ibukota Negara ke luar Jawa. Salah satu wilayah yang santer terdengar sebagai lokasi cocok adalah Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Andi pun sempat mengungkapkan keinginan Presiden pertama RI, Soekarno yang hendak memindahkan Ibukota.

"Palangkaraya dipilih karena Soekarno mendapat informasi di situ pertama kali bahtera dari ruang angkasa mendarat pertama kali," kata Andi Arief di akun Twitternya, Selasa (30/4).

"Maka Palangkaraya dianggap menjadi ibunya negara. Oleh Soekarno dianggap menjadi Ibukota negara," imbuhnya.

Mantan Staf Khusus bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini pun menjelaskan potensi bencana yang kemungkinan terjadi di tanah Kalimantan.

Sebab salah satu syarat sebuah tempat bisa dijadikan Ibukota Negara adalah terbebas dari bencana alam.

"Menurut ahli gempa, Kalimantan itu belum ditemukan bukti ada patahan aktif. Belum artinya bukan berarti tidak ada atau tidak mungkin. Minimal sejak tahun 1400 tidak ada gempa besar. Tetapi San Andreas fault satu patahan dahsyat di dunia juga awalnya seperti Kalimantan, tak ada gempa," tandasnya. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA