Dalam ceritanya, UAS mengisahkan betapa seluruh jamaahnya selalu mengacungkan dua jari. Diketahui, simbol dua jari merupakan ciri khas Paslon 02, Prabowo-Sandi.
"Begitu saya naik ke atas, semua orang (mengacungkan dua jari). Kalian kan punya jari 10, kenapa yang diangkat cuma dua?," kata UAS kepada Prabowo, Kamis (11/4).
UAS mengatakan itu karena banyak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Itu saya ucapkan untuk menetralisir, karena ini ada Panwaslu, Bawaslu. Saya tidak ingin tabligh akbar menjadi politik," lanjut UAS yang diaminkan Prabowo.
Saking antusiasnya, lanjut UAS, protokol acara ceramah senantiasa mengingatkan jemaah untuk tidak mengacungkan dua jari.
Prabowo yang menyimak cerita UAS pun menanyakan di mana peristiwa itu terjadi. Menurut UAS, hal itu terjadi di hampir semua titik ia berceramah.
"Dimana-mana, Bapak bisa lihat rekamannya. Nanti ketika saya bilang mari kita bersalawat, gini lagi (mengacungkan dua jari)," tutur UAS.
BERITA TERKAIT: