Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, usulan itu tidak sepenuhnya serius.
"Menurut saya tidak bakal common sense. Ini hanya gimmick politik saja," ujar Pangi kepada redaksi, Senin (1/4).
Menurut dia, strategi seperti ini hanya untuk mengiring opini bahwa Prabowo bakal menang pada Pilpres 19 April nanti.
"Membunuh mental bertarung 01 (Jokowi-Maruf). Namun tidak logis saja, belum menjadi habitat politik kita mantan presiden turun level jadi menteri, belum ada yang memulai," tutup Pangi.
Adapun alasan Rizal Ramli mengusulkan Jokowi menjadi Menteri PU karena dinilai sangat all out dalam pembangunan proyek infrastruktur. Bahkan, untuk satu proyek infrastruktur dilakukan pemantauan sebanyak delapan kali.
"Saya akan usulkan Pak Widodo (Jokowi) ditunjuk jadi Menteri PU sehabis Pilpres, supaya tidak ribut. Tapi, kalau beliau mau pulang ke Solo, kami akan antar ke Solo," kata RR saat sambutan deklarasi alumni Perguruan Tinggi se-Sumsel pendukung 02 di Palembang, Minggu (31/3) kemarin.
Hanya saja, menurut RR, pembangunan proyek infrastruktur tidak diimbangi dengan mempertahankan perekonomian nasional sehingga perekonomian di Indonesia hanya mandeg di angka 5 persen. Selain itu, terjadi defisit transaksi perjalanan paling besar, rupiah dihajar hingga melemah. Akibatnya, pemerintah mencari utang.
BERITA TERKAIT: