Jokowi Jadi Menteri PU Hanya Gimmick Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Senin, 01 April 2019, 16:18 WIB
Jokowi Jadi Menteri PU Hanya Gimmick Politik
Jokowi saat Walikota Solo/Net
rmol news logo . Ekonom senior Dr. Rizal Ramli mengusulkan agar Joko Widodo ditunjuk sebagai Menteri Pekerjaan Umum (PU) jika nanti kalah Pilpres.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, usulan itu tidak sepenuhnya serius.

"Menurut saya tidak bakal common sense. Ini hanya gimmick politik saja," ujar Pangi kepada redaksi, Senin (1/4).

Menurut dia, strategi seperti ini hanya untuk mengiring opini bahwa Prabowo bakal menang pada Pilpres 19 April nanti.

"Membunuh mental bertarung 01 (Jokowi-Maruf). Namun tidak logis saja, belum menjadi habitat politik kita mantan presiden turun level jadi menteri, belum ada yang memulai," tutup Pangi.

Adapun alasan Rizal Ramli mengusulkan Jokowi menjadi Menteri PU karena dinilai sangat all out dalam pembangunan proyek infrastruktur. Bahkan, untuk satu proyek infrastruktur dilakukan pemantauan sebanyak delapan kali.

"Saya akan usulkan Pak Widodo (Jokowi) ditunjuk jadi Menteri PU sehabis Pilpres, supaya tidak ribut. Tapi, kalau beliau mau pulang ke Solo, kami akan antar ke Solo," kata RR saat sambutan deklarasi alumni Perguruan Tinggi se-Sumsel pendukung 02 di Palembang, Minggu (31/3) kemarin.

Hanya saja, menurut RR, pembangunan proyek infrastruktur tidak diimbangi dengan mempertahankan perekonomian nasional sehingga perekonomian di Indonesia hanya mandeg di angka 5 persen. Selain itu, terjadi defisit transaksi perjalanan paling besar, rupiah dihajar hingga melemah. Akibatnya, pemerintah mencari utang. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA