Begitu dikatakan anggota MPR dari Partai Nasdem, Johnny G. Plate pada diskusi Empat Pilar MPR bertema "Etika Politik Dalam Pemilu 2019" di Media Center DPR, Jakarta, Senin (11/3).
"Secara tegas saya katakan, harus. Sebab dalam berpolitik pun harus beretika. Perlu diingat, etika dan politik harus seiring sejalan dan saling melengkapi," katanya.
Secara normatif dalam perpolitikan, menurutnya, etika politik harus mengacu, berbasis dan berlandaskan kepada ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila dan tiga konsensus lainnya yakni Kebangsaan NKRI, kemajemukan dan konstitusi negara.
Dia menegaskan, di ruang publik terutama terkait Pilpres 2019 ada beberapa kekhilafan etika yang luar biasa besarnya, yakni fenomena mengalihkan isu kontestasi pilpres menjadi ajang evaluasi negatif kinerja salah satu capres menjadi keunggulan capres lainnya. Kemudian, upaya penggiringan dan pembenturan antara capres dengan kabar-kabar hoax serta fitnah.
Dia menekankan hal ini harus disadari betul. Konstestasi pilpres semestinya diisi dengan adu gagasan, adu program, adu visi dan misi dengan tetap menjaga di koridornya yakni persatuan dan kesatuan bangsa.
"Untuk itu peran seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga etika politik kita tetap berjalan di koridor tersebut," kata Jhonny, yang juga mengatakan salah satu elemen bangsa tersebut adalah pers nasional.
BERITA TERKAIT: