Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menegaskan, hal itu lah yang menyebabkan reformasi militer di negeri ini tidak berjalan sebagaimana mestinya.
"Sebenarnya
road map reformasi TNI itu kita belum punya," tegasnya dalam diskusi bertajuk "Kembalinya Militer dalam Urusan Sipil" di Kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (1/3).
Nah, karena tak ada rencana kerja terperinci mengenai reformasi internal, TNI pun katanya masih saja mengedepankan pragmatisme ketimbang sesuatu yang bersifat idealisme. Salah satu buktinya, yakni di beberapa tempat publik masih nampak anggota TNI yang ditugaskan untuk menjaga keamanan.
"Saya termasuk adalah orang yang mendukung TNI yang profesional, jadi sedih melihat tentara kita yang semestinya kita dorong untuk semaksimal mungkin meningkatkan profesionalismenya bukan untuk jaga KRL," pungkasnya. ***