Politisi senior PKS Hidayat Nur Wahid menganggap justru tidak mungkin debat tanpa pendukung atau penonton.
"Jadi menurut saya, ketimbang KPU mewacanakan ada debat tanpa penonton atau tanpa pendukung, menurut saya juga aneh kalau debat tanpa penonton dan tanpa pendukung, itu akan menjadi ibarat nasi tanpa sayur atau ibarat sayur tanpa garam," kata HNW saat ditemui di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta, Selasa (19/2).
Sambung Wakil Ketua MPR itu, yang harus dilakukan oleh KPU ada menyetirilisasi para pendukung tersebut. Sudah sepatutnya pendukung di arena debat tidak boleh membawa atribut atau alat peraga kampanye lainnya.
"Karenanya kalau KPU juga melakukan dalam tanda kutip semacam sterilisasi kepada para peserta debat untuk memastikan kalau mereka datang ke panggung itu memang tidak ada sesuatu yang dikhawatirkan yang kemudian melahirkan kontroversi," terangnya.
BPN Prabowo-Sandi sebelumnya juga mengeluhkan para pendukung Jokowi yang hadir dengan membawa alat peraga kampanye. Pasalnya dalam aturan KPU hal itu sudah menjadi larangan saat debat.
"Kalau yang diperbolehkan adalah catatan, diperbolehkan membawa buku, ya buku saja yang dibawa. Jangan kemudian malah menghadirkan sesuatu yang jadi kontroversi," pungkas HNW.
[rus]