Pertanyaan "yang gaji ibu siapa?" dan viral itu sekaligus menjadi jawaban kepada sebagian orang yang belum tau bahwa ASN digaji oleh rakyat.
"Saya kira itu ada hikmahnya supaya orang tau bahwa yang ngegaji ASN itu bukan presiden. Yang ngegaji kita semua ini termasuk DPR adalah rakyat," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (2/1).
"Jadi jangan pernah berfikir bahwa presiden itu menggaji ASN," imbuhnya.
Menurut Fadli, ucapan Menkominfo Rudiantara yang telah diklarifikasi itu dinilai lucu karena telah menyasar sampai masuk ke ruang privat seseorang.
"Agak lucu juga Menkominfo terkait ASN yang memilih berdasarkan keyakinannya,"kata Fadli.
Fadli meyakini bahwa ASN akan tetap menjaga netralitasnya. Atas insiden tersebut, meskipun telah diklarifikasi kementerian tidak boleh berkampanye apalagi sampai mengarahkan para pegawainya untuk menentukan pilihan.
"Sebaiknya Kementerian itu jangan berkampanye dan mengarahkan pegawainya untuk memilih salah satu, Serahkan saja kepada mereka yg memilih. Jangan dikondisikan," demikian Fadli.
[hta]
BERITA TERKAIT: