"Sangat aneh jika sekarang beliau meradang soal biaya dan efektifitas pembangunan LRT dan kereta api Trans Sulawesi," kata Alvin kepada
Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon, Sabtu (26/1).
Padahal, sambung anggota DPR periode 1999-2004 dan 2004-2009 itu, JK sebagai Wakil Presiden sudah tentu terlibat dalam proses pembuatan kebijakan pembangunan.
"Jadi beliau pasti tahu detail (termasuk biaya) dan ikut menyetujui dalam kabinet," ujar Alvin.
Belakangan, JK cukup keras mengkritik proyek infrastruktur pemerintah. Kata JK, pembangunan LRT Jabodebek terlalu mahal dan tidak efisien. Selain itu, JK juga menilai pembangunan jalur kereta Trans Sulawesi tidak perlu sepanjang dari selatan hingga ke utara.
Ditanya apa motif JK melontakan kritik, Alvin tertawa dan menyuruh untuk menebak sendiri.
"Silahkan terka sendiri," demikian Alvin.
[dem]
BERITA TERKAIT: