Bukan tanpa alasan, kekhawatiran Hamzah tidak lain disebabkan dualisme PPP dibawah kepemimpinan Humprey Djemat dan Romahurmuziy.
"Saya tidak mau melihat PPP hilang di DPR pusat," ujar Hamzah di kediamannya, Kamis (17/1).
Kondisi dualisme PPP, kata Hamzah, semakin diperburuk dengan beda dukungan di Pilpres 2019.
PPP dibawah Ketua Umum Humprey memilih mendukung oposisi Prabowo Subianto. Sedangkan Romi memilih bersama koalisi petahana Joko Widodo.
"Jadi keadaan itu bukan nambah bersatu, nambah ini makin-makin tajam, maka saya khawatir tadi itu kalau tidak masuk DPR," ungkapnya.
[hta]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: