Menurut Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief, pertemuan dua pucuk pimpinan parpol tersebut bukan mendadak tapi telah dijadwalkan,
"Pertemuan selanjutnya akhir Januari, akhir Februari dan akhir Maret," tambah Andi, sesaat lalu (Jumat, 21/12).
Namun, lanjut Andi, tidak menutup keduanya bertemu di luar jadwal tergantung situasi yang berkembang.
Andi pun memaparkan beberapa hal yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Pertama, terkait situasi politik nasional terkini.
"Kedua membahas evaluasi separuh babak kampanye dan perkembangan elektabilitas Prabowo-Sandi yang mengalami kenaikan, meski belum bisa melampaui Jokowi-Maruf Amin," jelasnya.
Selain itu juga dibahas langkah-langkah tiga bulan ke depan untuk menaikkan elektabilitas pasangan calon nomor urut 02 baik strategi atas maupun bawah.
"Kemudian membahas strategi kampanye di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur," ujarnya lagi.
Paling penting, kata Andi, adalah mengantisipasi kemungkinan terjadinya kecurangan dalam Pemilu, sebagaimana isu berkembang di masyarakat.
"Terakhir membahas elektabilitas partai-partai pendukung koalisi," demikian Andi.
[wid]