Desakan Copot Kepala BIN Salah Alamat, Wawan Jangan Genit

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 21 November 2018, 09:33 WIB
Desakan Copot Kepala BIN Salah Alamat, Wawan Jangan Genit
Wawan Hari Purwanto/Net
rmol news logo Desakan Partai Gerindra agar Presiden Joko Widodo mencopot Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal (Purn) Pol Budi Gunawan salah alamat.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai desakan dari Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono itu lebih tepat diarahkan kepada Jurubicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto.

Sebab, sambungnya, Wawan merupakan orang yang bertanggung jawab dalam mengumbar data 41 masjid di lingkungan pemerintah yang terpapar radikalisme ke publik.

“Salah alamat lah, kalau mau diganti ya jubirnya. Nggak nyambung (tuntutannya),” kata Adi kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Rabu (21/11).

Adi turut menyoroti sikap Wawan yang terkesan genit ke publik. Sebab, kerja intelijen berada di bawah permukaan dan bukan konsumsi publik.

“Cukup disampaikan ke presiden dan menteri terkait untuk menanggulangi 41 penceramah terpapar itu. Kalau di-show up semua bukan BIN namanya, tapi humas,” sambungnya.

BIN, lanjut Adi, juga harus tahu diri dan tidak tergiur masuk dalam ranah politik publik seperti yang dilakukan Wawan.

“Jadi itu ditegur. Jangan mentang-mentang tahun politik jadi tergoda hal-hal yang sifatnya politis,” tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA