Jokowi: Jangan Teriak Harga Di Pasar Mahal, Nanti Ibu-Ibu Marah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Rabu, 31 Oktober 2018, 03:34 WIB
Jokowi: Jangan Teriak Harga Di Pasar Mahal, Nanti Ibu-Ibu Marah
Jokowi/Net
rmol news logo Presiden Joko Widodo melakukan blusukan di Pasar Suryakancana, Bogor, Jawa Barat pada Selasa (30/10) malam. Di pasar tradisional ini, Jokowi nampak membelu sejumlah barang, mulai dari sayur mayur hingga tempe.

Jokowi mengaku datang untuk melihat secara langsung harga-harga pangan di pasaran. Sebab berdasarkan data yang dimilikinya, angka inflasi berada di bawah 3,5 persen, tapi ada pihak yang menyebut harga-harga di pasar mahal.

“Harga stabil dan tadi saya lihat memang beberapa ada penurunan,” kata Jokowi.

Meski begitu, mantan gubernur DKI Jakarta itu juga mengakui bahwa ada sejumlah barang yang naik, seperti alpukat yang naik lantaran suplai kurang.

Jokowi kemudian berkesimpulan bahwa perekonomian mikro di Indonesia sejalan dengan perekonomian makro. Nilai inflasi yang kecil sejalan dengan harga-harga yang stabil di pasar.

Untuk itu, dia meminta kepada sejumlah pihak untuk tidak berkoar-koar tentang harga di pasar tradisional mahal. Terlebih jika pernyataan-pernyataan itu dikeluarkan tanpa melihat fakta yang terjadi,

Menurutnya, teriak-teriak harga mahal hanya akan membuat ibu-ibu beralih dari belanja di pasar tradisional ke supermarket atau mall. Padahal pasar tradisional merupakan pasar paling murah.

"Jangan sampai ada yang teriak di pasar harga mahal. Nanti ibu-ibu di pasar marah, nanti nggak ada yang datang ke pasar. Hati-hati," tukasnya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA