Golkar Sarankan Pentolan Aksi Bela Tauhid Tempuh Jalur Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 27 Oktober 2018, 13:26 WIB
Golkar Sarankan Pentolan Aksi Bela Tauhid Tempuh Jalur Hukum
Dave Laksono/RMOL
rmol news logo . Pentolan dan peserta Aksi Bela Tauhid disarankan mengambil langkah hukum demi memperjuangkan tuntutan mereka. Termasuk tntutan membubarkan organisasi sayap NU, Gerakan Pemuda Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Politisi Partai Golkar, Dave Laksono mengkritisi demontrasi ribuan umat Islam yang tergabung dalam Aksi Bela Tauhid di kantor Kemenko Polhukam, Jumat kemarin (26/10). Dimana salah satu tuntutannya adalah membubarkan Banser dan GP Ansor.

"Bukan seperti itu harusnya," kata dia menyayangkan aksi tersebut, saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (27/10).

Harusnya, lanjut Dave Laksono, jika memang ingin membubarkan sebuah ormas, apalagi ormas yang besar seperti GP Ansor maupun Banser, melalui jalur hukum ke pengadilan.

"Sebaiknya dituntut ke pengadilan saja. Seperti HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), kan HTI diprosesnya bukan keputusan politik tapi keputusan hukum," jelas Dave Laksono, anggota DPR itu.

Baca: Peserta Aksi Bela Tauhid Bentangkan Spanduk "Bubarkan Ansor Dan Banser"

Jumat (26/10), ribuan umat Islam menggelar Aksi Bela Tauhid di depan kantor Wiranto. Mereka menuntut proses hukum terhadap anggota Banser Garut, Jawa Barat yang melakukan pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid. [rus]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA