Demokrat Anggap Lebay Bergabungnya Erick Thohir Ke Jokowi Bisa Ganggu Demokrasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Minggu, 09 September 2018, 16:43 WIB
Demokrat Anggap Lebay Bergabungnya Erick Thohir Ke Jokowi Bisa Ganggu Demokrasi
Hinca Panjaitan/RMOL
rmol news logo Koalisi partai politik pengusung pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno tidak ambil pusing dengan bergabungnya Bos Mahakarya Group, Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin .

Sekjen Partai Demokrat, Hinca Panjaitan menyebut terlalu berlebihan jika dengan bergabungnya Erick kemudian dinilai akan mengganggu sistem demokrasi dan memunculkan keberpihakan media dalam politik.

Hinca menilai bahwa sistem demokrasi dan kebebasan pers adalah simbiosis yang tidak bisa berjalan masing-masing.

"Tidak ada kebebasan pers tanpa demokrasi yang baik, tidak ada demokrasi yang baik tanpa kebebasan pers yang bagus," ujar Hinca di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Minggu (9/9).

Hinca mengibaratkan media sebagai panggung yang sangat besar dan politisi atau aktor politik merupakan penari yang selalu membutuhkan panggung.

Sehingga, kata dia, untuk menjaga demokrasi yang sehat maka biarlah pemilik panggung tetap pemilik panggung, penari biarlah menari dan jangan pemilik panggung menari.

"Jangan pemilik panggung menari, yang menari juga pilih panggung, supaya masing-masing memainkan peran dengan baik," tukasnya. [fiq]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA