“Beliau tahu kapasitas apa yang diperlukan untuk menggerakkan mesin demokrasi Indonesia yang canggih ini. Itu yang bikin beliau krisis,†puji Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah dalam kicauannya di akun
Twitter @fahrihamzah, Senin (11/6).
Menurutnya, Amien Rais memiliki pandangan bahwa demokrasi di Indonesia memiliki mesin yang super canggih. Jika mesin itu dikendarai orang yang punya kapasitas, maka Indonesia akan terbang jauh melampaui semua negara. Setidaknya ketimbang negara-negara lain yang merdeka bersamaan dengan Indonesia, seperti malaysia, Korsel, taiwan, RRT, dan lainnya.
“Tapi malang nasib kita, bukannya pemimpin tambah canggih eh malah tambah amatir. Inilah fakta yang membuat Amien terus merasa harus terus bicara. Orang-orang harus dibangunkan, kebenaran harus disampaikan seperti kata Rendra,†sambungnya.
Atas alasan itu juga, Fahri menilai wajar jika Amien Rais, yang kini berusia 74 tahun tetap mendapat dorongan untuk maju lagi sebagai calon presiden.
“Toh Mahathir yang lahir 10 Juli 1925 (93 tahun) baru Dilantik menjadi PM baru malaysia. Mereka berkawan,†sambungnya.
“Terus terang, setelah Mahathir naik kembali, saya mendorong para senior untuk maju kembali, Ibu Mega, Pak JK, bahkan Pak Habibie, dan yang masih memenuhi syarat sah-nya. Sebab syarat kapasitas dari mereka ada. Dan Amien Rais telah mulai,†tukas Fahri.
[ian]