PEMBAHASAN RUU TERORISME

PKB: Justru PPP Dan Nasdem Yang Tolak Frasa Motif Politik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 24 Mei 2018, 10:59 WIB
PKB: Justru PPP Dan Nasdem Yang Tolak Frasa Motif Politik
Syaiful Bahri/RMOL
rmol news logo . Fraksi PKB justru menuduh Fraksi PPP dan Nasdem yang menolak adanya frasa motif politik, ideologi, dan gangguan keamanan dalam batang tubuh definisi terorisme, pada rapat Timus Pansus RUU Antiterorisme, kemarin.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Pansus Fraksi PKB, Syaiful Bahri di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/5).

"Yang delapan (fraksi memilih frasa motif masuk batang tubuh) itu termasuk dengan PKB, yang dua (nolak) itu PPP sama Nasdem," ujarnya.

Syaiful menilai frasa itu penting untuk dimasukkan dalam definisi. Pasalnya, terorisme pasti membawa satu tujuan politik dalam aksinya.

"Hampir semua penilaian kita bahwa mereka itu pasti ada motif ideologi. Oleh karena itu kita sepakat mengapa frasa itu perlu dimasukkan," jelasnya.

Hal berbeda disampaikan Anggota Pansus dari Fraksi PPP, Arsul Sani terkait dua ternatif memakai atau tanpa frasa motif politik, ideologi atau ancaman keamanan dalam definisi.

Untuk alternatif kedua dengan frasa, Arsul sebutkan sudah ada dukungan delapan fraksi. Yaitu Gerindra, PPP, PKS, Nasdem, Golkar, Hanura, Demokrat dan PAN.

"Hanya dua fraksi yang mempertahankan bahwa definisi itu tidak perlu ada frasa motif politik, ideologi atau gangguan keamanan, yakti PDIP dan PKB," tukasnya kemarin. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA