Santri Wajib Kuasai Bahasa Asing Dan Teknologi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Senin, 07 Mei 2018, 03:15 WIB
Santri Wajib Kuasai Bahasa Asing Dan Teknologi
KH Said Aqil Siradj dan Anies Baswedan/Net
rmol news logo Santri harus bisa menguasai semua lini, bukan hanya bisa membaca kitab dan menghafal Alquran saja. Santri wajib menguasai berbagai bahasa asing dan teknologi.

Begitu pesan pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqafah Said Aqil Siroj dalam acara Wisuda III Pesantren Al-Tsaqofah di Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (5/5) lalu.

Kata Kiai Said, seorang santri harus mampu membangun masyarakat dan mengentaskan kemiskinan. Santri, sambungnya, juga berkewajiban dalam mendamaikan setiap pertikaian yang timbul di masyarakat.

"Karena peran apapun yang kalian capai akan percuma, jika tidak memperhatikan pesan Alquran ini," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (6/5).

Acara ini turut dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Dia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada Said Aqil karena telah mendirikan lembaga pendidikan di DKI Jakarta.

"Kami berharap agar pondok ini terus menjadi pondok rujukan kita, saya berharap Al-Tsaqafah menjadi eskalator kemajuan bangsa," kata Anies. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA