CFD Harus Terlarang Untuk Kampanye Capres

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Sabtu, 28 April 2018, 07:22 WIB
CFD Harus Terlarang Untuk Kampanye Capres
Foto: RMOL
rmol news logo Konsep awal Car Free Day (CFD) atau hari bebas kendaraan bermotor untuk memberi ruang bagi warga kota berkumpul bersama setelah sepekan penuh bekerja juga ajang berkreasi.

Namun belakangan di tahun politik ini kegiatan CFD di Jakarta dan berbagai kota lainnya sudah mulai dijadikan sebagai ajang kampanye bagi para calon presiden (capres).

Menanggapi hal ini, M. Natsir executive Director Pusat Studi Lingkungan Hidup (PSLH) mengatakan, seharusnya acara CFD ini tak boleh digunakan untuk acara berbau politik, kampanye partai atau relawan capres serta kegiatan yang mengandung unsur suku, agama, ras dan antar golongan (SARA).

"Ini juga sesuai dengan peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 12 tahun 2016 tentang pelaksanaan CFD dimana kegiatan yang dibolehkan adalah yang berkaitan dengan antara lain soal olah raga, kesenian, kebudayaan, lingkungan hidup, kesehatan," sebut Natsir.

Natsir mengimbau agar warga diberikan ruang yang lebih luas untuk menikmati lingkungan, mendapatkan udara bersih tanpa terganggu dengan kegiatan politik dan kampanye dari pihak-pihak tertentu.

"Jadi Satpol PP sebagai pihak yang paling berwenang menegakkan aturan Pergub atau aturan lainnya dalam bentuk Perda di berbagai daerah sebaiknya tegas saja jika ada kegiatan-kegiatan yang coba di lakukan di luar koridor yang sudah di tetapkan," jelas Natsir.

Sehingga CFD Minggu 29 April mendatang di beberapa kota seperti Jakarta dan Surabaya yang mau d jadikan ajang sosialisasi dan kampanye dari relawan capres sebaiknya dilarang oleh aparat.

Ia khawatir menimbulkan perpecahan dan membahayakan persatuan nasional karena tempatnya tidak sesuai dan juga belum masuk waktu kampanye.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA