Anggota Tim 7 Jokowi Centre (JC) Papua, Daniel Bergen menjelaskan pihaknya sudah mempertimbangkan sejumlah nama tokoh dari Indonesia timur mulai dari Fredi Numberi, purnawirawan TNI dan mantan Menteri Perhubungan, hingga Awang Faroek Ishak Gubernur Kalimantan Timur. Namun nama Syahrul Yasin Limpo lebih populer.
"Akhirnya, kami memutuskan mengusulkan SYL," kata Daniel Bergen kepada wartawan, Rabu (25/4).
SYL dinilai paling mengerti keinginan Papua dan masyarakat di Indonesia Timur. Selama menjadi Gubernur Sulawesi Selatan, ia menjadikan provinsi itu sebagai pintu gerbang untuk mengangkat Indonesia Timur.
"Karena itu, kami menetapkan SYL sebagai tokoh peradaban Indonesia Timur," ujarnya.
Menanggapi hasil seleksi itu, SYL menyatakan sangat terhormat dengan usulan dan penganugerahan itu.
"Saya sangat menghormati Papua. Akan tetapi, sekarang saya fokus memenangkan Pak Jokowi," ujarnya.
Alasan penghormatan itu membuat dia datang ke Papua untuk menerima penganugerahan gelar tersebut. Sebab, SYL yakin ketidakhadirannya justru akan menjadi bentuk ketidakhormatan pada Papua.
"Daerah ini penting dan telah menyumbang banyak pada Indonesia. Bagaimana mungkin saya bisa menolak undangan dari masyarakat terhormat ini," tutupnya.
[sam]