"Positif dong, bahwa seorang Presiden mendekati semua lapisan masyarakat," ujar OSO sapaan akrab ketua DPD RI itu di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/4).
OSO menyebut soerang pemimpin negara harus bisa merangkul masyarakat termasuk juga organisasi dari kelompok masyarakat itu sendiri.
"Kewajiban kapala negara untuk mendekati semua unsur-unsur masyarakat Indonesia. Termasuk organisasi resmi ataupun organisasi yang dianggap tidak resmi itu," jelasnya.
Ditambahkannya, terlalu berlebihan jika pertemuan itu dikaitkan dengan persiapan Pilpres 2019. Menurutnya, agenda Presiden yang pada membuat pertemuan itu baru bisa dilakukan sekarang.
"Mungkin waktunya baru sekarang ini momentum yang dia mempunyai kesempatan melakukan hal-hal itu," tutup OSO.
[rus]