"Saya ingin berkhudznuzhon saja, tentu maksudnya pak Amien itu tidak untuk memunculkan segregasi baru di masyarakat yang sudah tersegregasi ini," ujar Sekjen PPP, Arsul Sani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/4).
Terlepas dari itu, Arsul mengimbau Amien Rais untuk dapat lebih bijak dalam mengeluarkan statement agar tidak menimbulkan keterpecahbelahan di masyarakat lagi.
"Ini tentu menimbulkan reaksi baru di masyarakat, jadi memang kita mintalah kepada pak Amien di hari tuanya beliau itu supaya statementnya bisa lebih bijak, diksi-diksi yang dipilih yang dipergunakan itu tidak meinimbulkan ketepecahbelahan," ujar dia.
Arsul menilai, pernyataan semacam itu tidak menjadikan dan merangsang masyarakat produktif dan berfikir melainkan justru merangsang pertengkaran.
"Saya kira itu statement yang bukan kemudian menjadi produktif, bukan juga menciptakan atau merangsang kita untuk berfikir, tapi merangsang kita untuk bertengkar satu sama lain," jelasnya.
Arsul juga tidak sependapat kalau kasus ini dibawa ke jalur hukum.
"Saya kira tidak semua hal itu harus diselesaikan dengan jalur hukum, sudahlah yang begitu-begitu itu tidak harus dibawa kesana, cuma sekali lagi kita tekankan agar beliau itu di hari tuanya supaya lebih bijak saja, itu saja yang kita inginkan," tandasnya.
[sam]
BERITA TERKAIT: